FESTAPA 2025: Wadah Seni dan Bakat PAUD Sulsel dari PGPAUD FIP UNM
Festival Seni dan Talenta Lembaga PAUD se-SULSEL 2025 Sukses Digelar
Festival Seni dan Talenta Lembaga PAUD se-SULSEL (FESTAPA) 2025 berhasil diadakan oleh Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi PG-PAUD. Acara ini diselenggarakan di Pelataran Pinisi UNM pada Sabtu, 7 Desember 2025. Dengan tema “Festival Fantasi Budaya Lembaga PAUD: Dari Tradisi Menuju Kreasi”, kegiatan ini menjadi ajang pengembangan kreativitas dan bakat anak usia dini.
Acara berlangsung dengan meriah dan penuh antusiasme dari peserta maupun penonton. Dekorasi panggung yang mengusung tema budaya nusantara menampilkan ikon-ikon daerah, alat musik tradisional, serta tampilan kreasi budaya dari para peserta. Berbagai lembaga PAUD turut serta dalam acara ini dengan membawa karya terbaik mereka dalam bentuk tari, fashion budaya, permainan tradisional, dan pertunjukan seni kreatif lainnya.
Ketua Jurusan PG-PAUD FIP UNM, Dr Muhammad Akil Musi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta dan panitia atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa FESTAPA merupakan salah satu ruang penguatan karakter dan identitas budaya pada anak di tengah arus digitalisasi dan modernisasi.
“Pendidikan anak usia dini tidak hanya bicara tentang calistung, tetapi bagaimana membentuk karakter, mengenalkan budaya lokal, dan memberi ruang bagi anak untuk mengekspresikan dirinya. FESTAPA adalah momentum yang tepat, karena melalui seni, anak dapat belajar menghargai nilai tradisi dan mengembangkan kreativitasnya,” ujar Dr. Muhammad Akil Musi dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi wujud nyata komitmen jurusan dalam memfasilitasi lembaga PAUD untuk terus berinovasi dalam kegiatan pembelajaran berbasis budaya.
Tujuan dan Manfaat FESTAPA
FESTAPA bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antar lembaga PAUD serta penguatan kolaborasi dengan UNM dalam bidang pendidikan anak usia dini di Sulawesi Selatan. Peserta mendapatkan apresiasi berupa piala dan sertifikat penghargaan dari panitia serta pendamping lomba.
Berikut beberapa manfaat yang diperoleh dari FESTAPA:
- Meningkatkan Kreativitas Anak: Melalui berbagai pertunjukan seni dan tarian, anak-anak memiliki kesempatan untuk mengekspresikan diri secara kreatif.
- Mempertahankan Budaya Lokal: Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengenalkan dan melestarikan budaya lokal kepada generasi muda.
- Membangun Jaringan: FESTAPA menjadi momen penting untuk memperluas jaringan antar lembaga PAUD dan meningkatkan kerja sama dalam dunia pendidikan.
- Meningkatkan Motivasi: Apresiasi berupa piala dan sertifikat memberikan motivasi bagi peserta untuk terus berkembang dan berinovasi.
Komentar dari Peserta dan Panitia
Para peserta dan panitia sangat antusias dengan penyelenggaraan FESTAPA 2025. Banyak dari mereka menyebutkan bahwa acara ini memberikan pengalaman yang berharga dan memotivasi mereka untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan serupa di masa depan.
Panitia juga mengapresiasi partisipasi aktif dari berbagai lembaga PAUD di Sulawesi Selatan. Mereka berharap FESTAPA bisa menjadi acara rutin yang terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi pendidikan anak usia dini.
Tampilan Menarik dan Kekayaan Budaya
Selama acara, penonton disuguhkan dengan berbagai tampilan yang menarik dan penuh warna. Tarian tradisional dari berbagai daerah ditampilkan dengan penuh semangat dan keindahan. Fashion budaya yang digunakan oleh peserta juga mencerminkan keberagaman dan kekayaan budaya Indonesia.
Permainan tradisional yang dimainkan oleh anak-anak menunjukkan betapa pentingnya permainan klasik dalam pengembangan keterampilan motorik dan sosial. Pertunjukan seni kreatif lainnya juga menunjukkan inovasi dan keterampilan yang dimiliki oleh para peserta.
Dengan berbagai aktivitas yang menarik dan edukatif, FESTAPA 2025 berhasil menciptakan suasana yang penuh semangat dan antusiasme. Acara ini menjadi contoh bagaimana seni dan budaya bisa menjadi sarana penting dalam pendidikan anak usia dini.
- Connect the Dots celebrates reopening of Portland Public Library - January 4, 2026
- Kepala Puskesmas Koto Alam: Warga Terinfeksi Penyakit Pasca Banjir - January 4, 2026
- Panduan Lengkap Top 3 PTN di Pulau Kalimantan – ULM, Unmul, Untan - January 4, 2026




Leave a Reply