Jawaban: Susun Rencana Aksi dan Pembelajaran untuk Ali, Cerita Reflektif PPG 2025
Koneksi dengan Konsep Pendidikan
Ali mengalami kejutan budaya akibat perubahan sosial dan geografis yang terjadi di sekitarnya. Dalam konteks pendidikan, konsep Ki Hadjar Dewantara menekankan bahwa pendidikan harus menyatu dengan lingkungan anak, sesuai dengan Kodrat Alam. Hal ini berarti bahwa proses belajar harus disesuaikan dengan kondisi alam dan lingkungan tempat siswa tinggal. Selain itu, pendidikan juga harus mampu menjawab tantangan zaman, atau Kodrat Zaman, dengan memastikan bahwa siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata.
Guru memiliki peran penting sebagai “pamomong” yang membimbing siswa dalam proses belajar. Peran ini tidak hanya terbatas pada pengajaran di kelas, tetapi juga melibatkan pemahaman akan kondisi lingkungan dan kebutuhan siswa secara keseluruhan. Konsep Catur Pusat Pendidikan juga menjadi acuan penting dalam merancang pembelajaran yang efektif. Catur Pusat Pendidikan mencakup tiga aspek utama: sekolah, keluarga, dan masyarakat. Sinergi antara ketiga pusat ini sangat diperlukan agar siswa dapat berkembang secara optimal.
Rencana Aksi untuk Ali
Untuk membantu Ali dalam menghadapi perubahan lingkungan dan kejutan budaya, berikut beberapa rencana aksi yang dapat dilakukan:
Membentuk tim kecil yang mendampingi Ali
Tim ini dapat terdiri dari teman sebangku dan dua anggota ekstrakurikuler. Tujuannya adalah untuk memberikan dukungan emosional dan sosial kepada Ali, serta membantu dia merasa lebih nyaman dalam lingkungan baru.Mengajak Ali mengenal lingkungan pesisir melalui kegiatan belajar luar kelas
Kegiatan seperti kunjungan ke pantai, observasi ekosistem pesisir, atau diskusi tentang perubahan iklim dapat membantu Ali memahami lingkungannya lebih dalam. Hal ini juga bisa menjadi bagian dari pelajaran Geografi atau IPS.Sekolah bekerja sama dengan komunitas lokal
Kolaborasi dengan klub futsal desa atau komunitas nelayan dapat memberikan ruang bagi Ali untuk mengembangkan minatnya. Misalnya, guru dapat mengadakan kegiatan olahraga atau wawancara dengan tokoh lokal yang relevan dengan minat Ali.
Rancangan Pembelajaran untuk Ali
Rancangan pembelajaran yang dirancang harus disesuaikan dengan kebutuhan dan minat Ali, serta memperhatikan prinsip Kodrat Alam dan Kodrat Zaman. Berikut beberapa contoh:
Geografi atau IPS
Materi dapat dikaitkan dengan ekosistem pesisir, seperti dampak perubahan iklim terhadap daerah pesisir, atau cara masyarakat pesisir mengadaptasi diri terhadap perubahan lingkungan.PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan)
Guru dapat mengintegrasikan permainan futsal mini dengan menyesuaikan kondisi lapangan sekolah. Ini tidak hanya meningkatkan keterampilan olahraga, tetapi juga memperkuat rasa percaya diri Ali.Bahasa Indonesia
Tugas wawancara dengan tokoh lokal di bidang olahraga atau nelayan muda inspiratif dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih praktis dan bermakna bagi Ali.
Masukan dari Teman Sejawat
Dalam proses merancang pembelajaran yang tepat untuk Ali, masukan dari teman sejawat sangat penting. Berikut beberapa saran yang dapat dipertimbangkan:
Membuat komunitas siswa aktif berbasis minat
Contohnya, “Komunitas Sportivitas” yang berfokus pada aktivitas olahraga dan kebersamaan. Komunitas ini dapat menjadi tempat bagi siswa seperti Ali untuk mengekspresikan minat dan bakatnya.Menambahkan jam dialog mingguan antar siswa
Jam dialog ini dapat digunakan untuk memperkuat kelekatan sosial dan saling mendukung antar siswa. Hal ini juga membantu siswa merasa lebih terhubung dengan lingkungan sekolah.
- Pleasant Ridge: Demographics, Education, and Health Insights - January 10, 2026
- Hampshire Hospitals ingin mendengar pendapat Anda untuk membantu membentuk strategi lima tahun baru - January 10, 2026
- Patch AM: Sudden ‘Secure’ Mode at Three Des Moines Schools - January 10, 2026




Leave a Reply