Infeksi Mikroba Patogen

Kali ini kita akan membahas mengenai mikroba yang bersifat patogen nih atau disebut juga Infeksi Mikroba Patogen

Apa itu mikroba patogen?

Mikroba patogen adalah mikroba yang memiliki sifat menginfeksi sel organisme lain dan menyebabkan penyakit

Mikroba patogen dapat menginfeksi organisme lain dengan cara berikut :

Udara (airbone disease)

  • Tonsilitis
  1. Peradangan tonsil (radang amandel)
  2. Disebabkan karena infeksi virus (virus influenza) atau bakteri (Streptococcus pyogenes)
  3. Gejala : bengkak dan kemerahan pada tonsil, sakit tenggorokan, terdapat selaput putih pada tonsil, susah menelan, demam
  • Difteri
  1. Infeksi pada saluran nafas atas yang disebabkan oleh Corynebacterium diphteriae
  2. Pencegahan dapat dilakukan dengan vaksinasi, sedangkan pengobatan dapat dilakukan dengan antibiotik dan antitoksis
  3. Gejala : pembengkakan kelenjar getah bening di leher, muncul selaput tipis berwarna putih pada tenggorokan, kesulitan bernapas, demam
  • Tuberkulosis
  1. Infeksi paru-paru oleh Mycobacterium tuberculosis
  2. Infeksi sekunder tuberkulosis memiliki gejala demam, batuk terus-menerus, menghasilkan lendir yang kadang disertai darah, berat badan menurun

Melalui makanan atau minuman terkontaminasi

  • Kolera
  1. Infeksi Vibrio cholera pada usus yang menyebabkan diare hebat
  2. Memiliki gejala diare hebat dan berstruktur seperti air cucian beras, muntah dan dehidrasi
  • Tipus (Typhoid Fever)
  1. Infeksi dari Salmonella typhi pada usus halus
  2. Menyebabkan luka pada usus, perdarahan pada feses dan sakit pada perut, mual dan muntah
  3. Ditularkan melalui 5F (Flies, Food, Finger, Feces, Fomites)
  • Hepatitis A
  1. Disebabkan karena infeksi virus Hepatitis A
  2. Memliki gejala mual dan muntah, rasa tidak nyaman pada daerah perut, feses dan urin berwarna gelap, kulit dan mata berwarna kuning

Darah (Bloodbone disease)

  • Hepatitis B dan C
  1. Infeksi virus Hepatitis B dan Hepatitis C pada organ hati
  2. Memiliki gejala urin dan feses berwarna gelap, kekuningan pada mata dan kulit, kehilangan nafsu makan, berat badan menurun, mual dan muntah

Gigitan Serangga (Arthropodborne disease)

  • Demam berdarah
  1. Infeksi dari virus Dengue
  2. Penularan oleh nyamuk Aedes aegypti
  3. Memiliki gejala nyeri otot dan sendi, demam tinggi, pusing, mual dan muntah, muncul bintik-bintik pada kulit

Hubungan seksual (Sexual Transmission Disease)

  • Sifilis (Raja Singa)
  1. Infeksi Treponema pallidum
  2. Memiliki gejala adanya luka kecil pada alat kelamin, gejala seperti flu, ruam pada kulit

(baca juga Tinjauan Obat Kuat dari Sisi Kimia)

  • HIV (Human Immunodeficiency Virus)
  1. Menyerang sel limfosit T CD4+
  2. Apabila jumlah sel limfosit T CD4 kurang dari 200 sel/ml darah maka sudah disebut AIDS
  • AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome)
  1. Sudah mengalami infeksi oporturistik (infeksi penyerta) akibat lemahnya respon imun penderita
  2. Infeksi oporturistik seperti Hepatitis B, Hepatitis C, Tuberkulosis, dll

Penularan HIV dapat melalui :

  1. Seks bebas
  2. Kehamilan, persalinan, dan menyusui
  3. Suntik bekas
  4. Transfusi darah atau donor organ
  5. Bekerja di bidang kesehatan

Sekian materi Infeksi Mikroba Patogen kali ini

Kalian bisa lihat kan bagaimana pentingnya menjaga kesehatan agar tidak terjangkit penyakit, maka dari itu mari kita mulai hidup sehat agar bebas dari penyakit !!

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.