CAMPURAN DALAM KIMIA

Coba deh kalian lihat bagan  di bawah ini. Kalian akan Lihat campuran dalam kimia

Sumber: Berpendidikan.com

Dalam kimia, kita mempelajari mengenai zat atau materi.
Materi adalah segala sesuatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Materi dapat digolongkan sebagai zat tunggal dan campuran.
Zat tunggal ada dua macam yaitu unsur dan senyawa. Nah, campuran juga dikelompokkan menjadi dua, apa aja ya?

( Baca juga Ringkasan Materi Pemisahan Campuran)

Yuk kita bahas?

Di lingkungan sekitar kalian, adakah benda yang secara alami berdiri sendiri? Apakah udara yang kita hirup hanya merupakan oksigen tanpa zat-zat lain? Apakah pasir yang kalian temukan hanya dalam keadaan pasir saja? Tentunya tidakkan?
Kalian akan mendapati bahwa oksigen dalam udara, dan pasir berada dalam keadaan bercampur. Sebut aja benda-benda tersebut berada dalam bentuk campuran.
Btw, campuran itu apa sih?

CAMPURAN DALAM KIMIA

Campuran adalah gabungan dua atau lebih zat murni dengan berbagai komposisi.
Campuran dapat tersusun atas:

  1. Unsur dengan unsur, contohnya campuran serbuk besi dan belerang.
  2. Unsur dengan senyawa, contohnya campuran serbuk emas dan air.
  3. Senyawa dengan senyawa, contohnya campuran air dan serbuk marmer (CaCO3).

Pembentukan campuran hanya melibatkan perubahan fisika, bukan perubahan kimia, karena tidak ada zat baru yang terbentuk. Oleh karena itu, untuk memisahkan campuran hanya diperlukan cara-cara fisika, seperti penguapan, kristalisasi, dan distilasi.

Secara umum, campuran dapat dikelompokkan dalam dua kelompok, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen.

1. Campuran Homogen

Dikatakan campuran homogen apabila komposisi untuk setiap bagian dari campuran sama.

Misal nih kalian memasukkan 2 sendok gula ke dalam 250 mL air, kemudian diaduk terus sampai hilang, eh tidak hilang tapi larut. Setelah itu, apakah kalian dapat melihat komposisi yang berbeda?
Jelas tidak. Warna dan rasanya pun sama dan merata, di bagian manapun diambil tetap manis, hehe.

Nah, jenis campuran seperti larutan gula disebut campuran homogen.
Samanya komposisi dalam campuran homogen disebabkan oleh meratanya distribusi partikel-partikel zat terlarut dalam campuran. Oh iya, campuran ini tidak memiliki bidang batas.
Contoh lain dari campuran homogen adalah larutan garam, air sirup, udara, dan mentega.

2. Campuran Heterogen

Campuran heterogen berkebalikan dengan campuran homogen.

Dikatakan campuran heterogen apabila komposisi untuk setiap bagian dari campuran tidaklah sama.

Misalnya kalian memasukkan kerikil ke dalam 250 mL air, kemudian diaduk. Kalian akan mendapati kerikil berada di bagian dasar gelas masih dalam keadaan asli alias tidak larut. Jenis campuran seperti ini disebut campuran heterogen.

Tidak samanya komposisi dalam campuran heterogen disebabkan oleh tidak meratanya distribusi partikel-partikel zat dalam campuran. Dan lagi, campuran heterogen memiliki bidang batas.
Contoh lain dari campuran heterogen adalah campuran minyak dan air, kopi seduh (belum disaring), serta campuran air dan pasir.

Untuk mengingatnya, kalian dapat menyebut bahwa campuran homogen itu serbasama, sedangkan campuran heterogen itu serbaneka. Ingat jangan sampai kebalik, oke?

Sekian pembahasan mengenai CAMPURAN DALAM KIMIA. Semoga artikel ini bemanfaat untuk kalian semua, terimakasih.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.