Tak Berkategori

Efek Kronis Radikal Bebas Pada Mesin Fotokopi

Advertisements

Radikal bebas adalah molekul yang mempunyai sekelompok atom dengan elektron yang tidak berpasangan. Sifat dari radikal bebas yaitu sangat reaktif dan memiliki waktu paruh yang sangat cepat. Radikal bebas akan segera bereaksi cepat dengan mengambil elektron molekul disekitarnya. Radikal bebas dapat merusak jaringan normal  terutama apabila jumlahnya terlalu banyak. Ternyata ada juga Efek Kronis Radikal Bebas Pada Mesin Fotokopi.

Pada mesin fotokopi dihasilkan gas ozon (O3) apabila kita melakukan pengoperasian alat listrik dengan tegangan yang tinggi. Ozon (O3) adalah suatu bentuk dari oksigen (O2) yang tidak stabil. Ozon (O3) pada mesin fotokopi terbentuk pada waktu memasukkan dan mengeluarkan tabung dan kertas. Ozon yang terbentuk merupakan hasil pemecahan dari material tabung selama pemindahan gambar yang juga diproduksi oleh emisi ultra violet dari lampu mesin fotokopi. Ozon (O3) memiliki waktu paruh 6 menit di dalam suatu ruangan. Oleh karena itu, Ozon (O3) merupakan zat radikal yang sangat beracun yang keluar dari mesin fotokopi. (baca juga Waspada Efek Buruk Radikal Bebas)

Rentang dekomposisi Ozon (O3) tergantung dari waktu, temperatur (gas pecah lebih cepat pada temperatur tinggi) dan kontak dengan berbagai permukaan. Setelah ozon (O3) terdekomposisi maka ozon (O3) akan dengan cepat terbentuk kembali.

Skema

Skema mesin Fotokopi :

m

 

Berikut ilustrasi dekomposisi pada ozon (O3) :

Cahaya reflektor dari mesin fotokopi memecah ozon menjadi radikal oksigen yang merupakan Reactive Oxygen. Radikal bebas tersebut dapat menyebabkan kerusakan oksidatif terhadap molekul protein, DNA, lemak membran sel, dan komponen sel atau jaringan yang lain.

ftk

 

Ozon (O3)  pada Efek Kronis Radikal Bebas Pada Mesin Fotokopi memberikan efek kronis bagi penggunanya. Efek kronis yaitu penyakit yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk penyakit tersebut menjadi nyata. Contoh penyakit yang sering dihubungkan dengan radikal bebas adalah serangan jantung, kanker, dan katarak dan menurunnya fungsi ginjal. Ozon (O3) mempunyai bau manis, dimana dalam keadaan normal dapat dideteksi dalam konsentrasi 0,01 – 0,02 ppm. Nilai paparan yang diijinkan saat ini menurut Standard yang diacu di Australia adalah 0,1 ppm untuk rata-rata paparan sehari.

Jika konsentrasi ozon meningkat menjadi 0,25 ppm atau lebih, gas yang berbau ini dapat menyebabkan iritasi pada mata, saluran pernapasan bagian atas dan paru-paru, tenggorokan dan hidung. Gejala lain adalah sakit kepala, napas pendek, pusing, lelah, dan kehilangan sensitivitas penciuman sementara. Pada konsentrasi 10 ppm dapat segera membahayakan kehidupan dan kesehatan.

Menghirup ozon dalam jangka waktu yang lama dalam konsentrasi beberapa ppm diketahui merusak paru-paru. Beberapa otoritas menyarankan bahwa konsentrasi 0,1 ppm kemungkinan dapat menyebabkan kelahiran prematur dan umur pendek. Demikianlah Efek Kronis Radikal Bebas Pada Mesin Fotokopi .

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.