Kepolaran Senyawa

Hallo teman – teman Bisa kimia, Kali ini Bisa kimia akan memberikan materi mengenai Kepolaran senyawa.  Apasih kepolaran seyawa itu ? pasti ada yang masih binggung kan? ok langsung aja yuk dibaca artikel ini.

Gambar terkait

KEPOLARAN
Kepolaran senyawa adalah perilaku suatu zat yang menyerupai medan magnet, yaitu terdapat kutub sementara yang disebut dipol. Kepolaran senyawa terdapat pada senyawa kovalen, dan dibagi menjadi dua, yaitu:

1) Senyawa kovalen polar
Adalah senyawa kovalen yang dibentuk oleh dua unsur berbeda, dimana keelektronegatifan pasti berbeda, sehingga menghasilkan dipol.

Ciri-ciri senyawa polar :
1. Dapat larut dalam air dan pelarut polar lain.
2. Memiliki kutub( +) dan kutub (-) , akibat tidak meratanya distribusi elektron.
3. Memiliki pasangan elektron bebas (bila bentuk molekul diketahui)  atau memiliki perbedaan keelektronegatifan.
Contoh: HCl, HBr, HI, H2O.

2) Senyawa kovalen non-polar Adalah senyawa kovalen yang dibentuk oleh dua unsur sama, dimana keelektronegatifan pasti sama.

Ciri-ciri senyawa non polar :
1. Tidak larut dalam air dan pelarut polar lain.
2. Tidak memiliki kutub (+) dan kutub (-) , akibat meratanya distribusi elektron.
3. Tidak memiliki pasangan elektron bebas (bila bentuk molekul diketahui) atau keelektronegatifannya sama.
Contoh: H2, Cl2, O2, N2, dan senyawa poliatomik lainnya. Tingkat kepolaran senyawa dinyatakan dalam momen dipol dalam satuan Coulumb meter. Senyawa non-polar memiliki momen dipol nol.

Baca juga artekel mengenai : Fungsi larutan penyangga

Tingkat kepolaran senyawa dinyatakan dalam momen dipol dalam satuan Coulumb meter. Senyawa non-polar memiliki momen dipol nol. Senyawa polar memiliki perbedaan keelektronegatifan yang besar, perbedaan harga ini mendorong timbulnya kutub kutub listrik yang permanen ( dipol permanent). Jadi antar molekul polar terjadi gaya tarik dipol permanent.

Senyawa non polar memiliki perbedaan keelektronegatifan yang kecil, bahkan untuk senyawa biner dwiatom ( seperti O2,H2) perbedaan keelektronegatifannya = 0.

Bila terdapat senyawa non polar terjadi gaya tarik dipol sesaat   ( gaya dispersi/ gaya london ) gaya ini terjadi akibat muatan + inti atom salah satu atom menginduksi elektron atom lain sehingga terjadilah kutub kutub yang sifatnya sesaat.

Kesimpulan

Senyawa polar adalah senyawa yang terbentuk akibat adanya suatu ikatan antar elektron pada unsur-unsurnya sedangkan, Senyawa nonpolar adalah senyawa yang terbentuk akibat adanya suatu ikatan antar elektron pada unsur-unsur yang membentuknya.
Beberapa senyawa ada yang larut dengan pengadukan, tanpa pengadukan, atau tidak larut. Pengadukan didalam mengetahui kepolaran suatu senyawa sangat mempengaruhi kelarutan suatu senyawa karena dengan melakukan pengadukan suatu senyawa dapat larut lebih cepat.
Ada bahan-bahan yang tetap tidak larut setelah pengadukan yaitu bahan -bahan dari jenis minyak tidak dapat larut meskipun setelah diaduk.
Adapun faktor-faktor yang mempengruhi kalrutan suatu senyawa yaitu, suhu zat pelarut, volume zat pelarut, dan lama pengadukan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.