Arsip Tag: Materi pelajaran

Mempelajari Gaya Antarmolekul dengan Mudah


Jika sebelumnya kita telah membahas tentang ikatan kimia , kali ini kita akan mempelajari gaya antarmolekul. Apa itu gaya antar molekul? seperti dari namanya, gaya antarmolekul ialah gaya tarik antar molekul. Ingat ya, Antarmolekul bukan intramolekul. kalau intramolekul, untuk di dalam molekul itu sendiri. Gaya antarmolekul ini menentukan keberadaan materi terkondensasi-cairan dan padatan. Umumnya gaya antarmolekul jauh lebih lemah daripada gaya intramolekul. Jadi biasanya diperlukan energi yang lebih kecil untuk menguapkan cairan daripada untuk memutuskan ikatan dalam molekul cairan. misalnya H-O-H —— H-O-H , ikatan antar H2O lebih mudah putus daripada ikatan antara H dan O didalam 1 molekul H2O

Gaya Dipol-dipol

Gaya dipol-dipol merupakan gaya yang bekerja antara molekul – molekul polar. yaitu  antara molekul yang memiliki momen dipol. Semakin besar momen dipolnya, maka sebakin kuat gayanya.

sumber : mikeblaber.org

Continue reading Mempelajari Gaya Antarmolekul dengan Mudah

Tentang iklan-iklan ini

Memahami Tentang Kepolaran Suatu Senyawa


Kepolaran suatu senyawa sebenarnya ialah pemahaman dasar yang harus dimengerti ketika kita telah mempelajari kimia

A water molecule, a commonly-used example of p...
A water molecule, a commonly-used example of polarity. The two charges are present with a negative charge in the middle (red shade), and a positive charge at the ends (blue shade). (Photo credit: Wikipedia)

lebih dalam. Bahkan dalam artikel tentang ikatan telah sedikit dibahas kepolaran suatu zat dan pengertiannya secara singkat.

Namun masih banyak yang bingung tentang kepolaran suatu zat/senyawa. oleh karena itu kita akan bahas lagi dengan lebih detail hingga semuanya mengerti.

Polar sendiri berasal dari kata pole yakni kutub. jadi maksudnya senyawa polar ialah yang memiliki 2 kutub. Kutub apa saja itu dan bagaimana maksudnya?

Kutub pertama kutub negatif dan yang kedua ialah kutub positif. Hal ini terjadi akibat adanya unsur unsur dengan keelektronegatifan yang tinggi dan keelektronegatifan yang rendah dalam 1 senyawa. Bagi yang belum tahu tentang keelektronegatifan, akan saya jelaskan terlebih dahulu. kalau yang sudah, bisa langsung melangkah sedikit kebawah :) . elektronegatif ialah sifat suatu unsur yang suka/cenderung menarik elektron dari atom lain. semakin tinggi sifat elektronegatifnya maka akan semakin kuat tarikannya terhadap elektron lain. Pada tabel periodik, semakin ke kanan maka keelektronegatifan lebih tinggi. Namun gas mulia tidak termasuk yang elektronegatif karena gas mulia telah stabil. Misalnya saja atom H dan atom Cl. tentu saja Cl lebih elektronegatif daripada H. Continue reading Memahami Tentang Kepolaran Suatu Senyawa

Macam – Macam Instrumen Analisis Kimia


Pernah mendengar instrumen? Instrumen bukanlah sebuah alat musik(kecuali instrumen musik), instrumen Instrumen kimiaadalah suatu peralatan dengan fungsi tertentu yang membantu manusia dalam menyelesaikan suatu tugas. Oleh karena itu instrumen analisis merupakan suatu alat  untuk membantu melakukan suatu analisis terhadap sampel kimia .

Ada 2 macam analisis kimia, analisis kualitatif dan analisis kuantitatif.

Analisis kuantitatif ialah analisis untuk mengetahui ada atau tidaknya kandungan  tertentu dalam suatu sampel. Misalnya menentukan apakah ada kandungan Fe(besi) dalam kerang hijau Continue reading Macam – Macam Instrumen Analisis Kimia

Model Ikatan Kimia


Ikatan kimia ialah suatu ikatan antara atom untuk membentuk suatu senyawa, ada beberapa ikatan kimia yang berbeda berdasarkan jenis ikatannya. Secara alami atom atom berikatan satu sama lain dan membuatnya menjadi molekul berenergi rendah.

1. Ikatan Ionik

Ikatan ionik secara umum terjadi pada Logam terhadap non-Logam. Terjadi apabila atom logam mentransfer NaClelektron ke atom non-logam dan menghasilkan tarik-menarik elektrostatik. Hal ini terjadi akibat perbedaan keelektronegatifan yang besar, atom logam bersifat elektropositif sedangkan atom non logam lebih elektronegatif.  untk lebih mengenal ikatan ionik maka kita harus mengetahui pula tentang energi ionisasi dan afinitas elektron.

1.1 Energi Ionisasi Continue reading Model Ikatan Kimia